Selasa, 04 Februari 2020

Bang Aal Wafat

Radio Nasyid Online
menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Bang Alamsyah Agus (Aal), mantan personil nasyid Snada dan sekaligus Pendiri dan Ketua Pertama Asosiasi Nasyid Nusantara.

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَِـــــــــــيْهِ رَاجِـــــــــــعُونَ

اَللّـــــــــــهُمَّ اغْفِرْ لَه وَارْحَمْه وَعَافِه وَاعْفُ عَنْه، وَأَكْرِمْ نُزُلَه، وَوَسِّعْ مَدْخَلَه، وَاغْسِلْه بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّه مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبَ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْه دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِه، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِه، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِه ، وَأدْخِلْهَا الْجَنَّةَ،وَأَعِذْهاَ مِنْ عَذَابَ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّار

Semoga "Bang Aal" Mendapatkan Husnul Khotimah, Di Terima Semua Amal Ibadahnya dan Mendapatkan Tempat Terbaik di sisi ALlah 'Azza Wa Jalla.
Dan Semoga Keluarga yang Ditinggalkan Ikhlas, Sabar dan Tabah.

آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ


Innalillahi wa inna ilayhi rooji'un. Berita duka menyelimuti dunia nasyid tanah air. Salah satu personil tim nasyid legendaris SNADA (Senandung Nada dan Dakwah) Alamsyah Agus wafat pada Rabu (5/2/2020).

Bang Aal, panggilan akrab Alamsyah Agus dikenal sebagai pegiat herbal belakangan ini. Alamsyah pernah mengisi acara Salimah "Self Healing dan Sehat dengan Herbal" pada 24 Oktober 2013.

Salah satu rekan dakwah Bang Aal, Ustaz Redy mengatakan, "Meski beliau sakit, namun selalu hadir dalam acara-acara dakwah. Semoga Allah berikan engkau husnul khatimah saudaraku. Dia orang baik."

Alamsyah, pria kelahiran 10 Januari 1968 itu berperan sebagai Basis dalam tim nasyid SNADA. Tim nasyid yang populer di era tahun 2000-an sejak lagunya Neo Salawat dan Jagalah Hati booming. Grup ini didirikan pada tahun 1991 digawangi oleh Agus Idwar Jumhadi (Iid), Erwin Yahya (Ewink), dan M. Lukman Nunasyim (Lukman) yang sering berinteraksi di musholla kampus FISIP Universitas Indonesia.

SNADA memberikan kejutan bagi blantika pernasyidan saat itu, saat semua orang bernasyid dengan cara duduk, tanpa membagi suara, tiada unsur entertainment, dan monoton. Masuknya Alamsyah Agus (Aal) dan M. Iqbal Taqiudin (Iqbal) melengkapi rumusan nasyid mereka sehingga seperti Boyz 2 Men pada saat itu.

Kemudian Ikhsan Nur Ramadhan (Ikhsan) bergabung di bulan Maret 1999 dan Teddy Tardiana Tarlanda (Kang Teddy) di bulan November 2000, memberikan kejutan-kejutan lebih dahsyat bagi SNADA sekaligus blantika nasyid yang semakin marak dari tahun ke tahun.

Beberapa karya yang dihasilkan SNADA antara lain: Pintu Langit (2006), Buka Mata Hati - CD (2004), Dari Jakarta Ke Kualalumpur - CD (2003), Neo Shalawat - VCD Karaoke dan Neo Shalawat, serta The Best Snada (2007).

Kepergian Aal membawa duka mendalam bagi keluarga, teman, tetangga dan rekan sejawatnya. Alamsyah Agus akan dimakamkan di TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur setelah Shalat Dzuhur, pada Rabu (5/2/2020). Sebelumnya, jenazah Aal disemayamkan di rumah duka di Jalan Lobak, Beji, Depok.[ind]

sumber: chanelmuslim


0 comments:

Posting Komentar