HIND'S HALL

Macklemore

Shalawat Rindu Nabi

Kangasep ft Tehwina

ustadz Ahmad Sarwat

Belajar tentang halal haram musik

Fadly

Gadis Kerudung Putih

Azzam Haroki

Dari Indonesia untuk Palestina

klik to play

Kamis, 10 September 2026

The Rayhan, Konser Nasyid Nostalgia


Sampurasun, para pencinta musik religi dan nasyid! 🎶✨

Masih ingat lagu-lagu nasyid yang dulu menemani perjalanan, mengisi hari-hari, dan menjadi bagian dari begitu banyak cerita?

Kini saatnya kembali menikmati lantunan penuh makna dan bernostalgia bersama dalam Konser Nasyid Nostalgia di Bandung! ❤️

Untuk pertama kalinya dalam satu panggung, The Rayhan dari Malaysia akan hadir bersama SNADA, Shoutul Harokah, dan Edcoustic untuk membawa kita kembali menikmati lagu-lagu religi dan nasyid yang pernah begitu dekat dengan hati.

Bukan sekadar konser musik, tetapi sebuah perjalanan mengenang masa lalu melalui lagu-lagu yang sarat pesan, makna, dan kenangan. Saatnya bernyanyi bersama, menghidupkan kembali memori indah, sekaligus menikmati semangat musik nasyid dalam suasana yang istimewa.

📍 SABUGA, Bandung
📅 29 November 2026
⏰ 09.00 WIB – selesai

Untuk seluruh pencinta musik religi, nasyid Indonesia, dan nasyid Malaysia, jangan biarkan nostalgia hanya tersimpan di playlist. Mari hadir, bernyanyi, dan rasakan kembali atmosfer nasyid yang pernah menemani perjalanan kita. 🎤❤️

Yuk, amankan tiketnya sekarang dan ajak orang-orang tersayang untuk bernostalgia bersama!

#KonserNasyidNostalgia #NasyidMalaysia #NasyidIndonesia #MusikReligi #PecintaNasyid #KonserBandung #BandungInfo

Senin, 24 Agustus 2026

Fatih - PIYE IKI PIYE ?

 


Teman-teman gimana kabar kalian Di rumah aja udah lebih sebulan Jadi banyak waktu senggang Jangan disia-siakan Baik baik moga kita disehatkan Bapak-bapak Ibu-ibu yang budiman Saudara saudariku seperjuangan Yuk kita ikut aturan Di rumah aja yang aman Mudiknya ditunda aja tahun depan Piye iki piye ? Aku kangen karo kampung halaman Piye iki piye ? Rindu bapak ibu ku arep sungkeman Ya kalau sayang justru jangan dulu pulang Nanti berabe satu kampung ketularan Ya kalau rindu mudiknya ditahan dulu Gegara satu terjangkit orang seribu Teman-teman yang punya hobi rebahan Jangan nambah lemak badan kiri-kanan Kurang-kurangi cemilan banyakin makan sayuran Olah raga biar badan keringetan Olah raga biar virus kagak mempan Piye iki piye ? Aku kangen karo kampung halaman Piye iki piye ? Rindu bapak ibu ku arep sungkeman Semoga bulan depan bisa salaman Semoga besok kita gak bersin-bersinan Semoga besok kita gak batuk-batukan Semoga kita besok gak masker-maskeran Ini lagu kok enggak kelar-kelar Bentar lagi ini lagu juga kelar Kita pamit undur diri teman-teman Udah.. udah.. udah..

Lagu : Taqien Fatih Aransemen : Fatih Mixing & Mastering : Diky Fatih Video Editing : Muchlis Fatih


radio nasyid


Kamis, 06 Agustus 2026

Kilas Balik DAI VOICE ASEAN 2026


PATTANI – Rangkaian ajang DAI Voice ASEAN 2026 Season 8 resmi berakhir dengan sukses di Kampus Universitas Prince of Songkla (PSU), Pattani, Thailand. Kompetisi yang mempertemukan talenta terbaik dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand ini diselenggarakan pada 24–25 April 2026 dengan tujuan mempererat hubungan budaya sekaligus mempromosikan seni nasyid di kawasan ASEAN.



Indonesia diwakili oleh dua tim yang berhasil menembus babak semifinal, yaitu Syariah Voice dari Aceh dan Shoutuna dari Kota Solok, Sumatera Barat. Sepanjang kompetisi, peserta dituntut memiliki kualitas vokal yang mumpuni, baik dalam penampilan dengan musik pengiring (minus-one) maupun secara acapella. Pada babak semifinal (24 April 2026), peserta membawakan lagu nasyid berbahasa Melayu, dengan kemungkinan musik pengiring dihentikan secara mendadak oleh juri untuk menguji kemampuan acapella secara langsung.



Memasuki babak final (25 April 2026), tingkat kesulitan semakin meningkat. Setiap peserta diwajibkan membawakan satu lagu berbahasa Inggris atau Arab, serta satu lagu orisinal berbahasa Melayu hasil karya sendiri.

Hasil akhir kompetisi: 
  • Juara 1 DAI Voice ASEAN 2026 diraih oleh tim LASYKAR KHALEEFA dari Malaysia yang berhak atas hadiah sebesar 20.000 Baht, piala, dan sertifikat. 
  • Pada kategori DAI Voice Thailand 2026, gelar juara diraih oleh Team ZAEEM untuk kategori pria dan PAC PIRAYA ANASYID CLUB untuk kategori wanita. 
  • Sementara itu, kategori DAI Voice Kids 2026 dimenangkan oleh Team PEMAS JALA (laki-laki) dan Team HULNUN (perempuan).
Sebagai bentuk apresiasi, penyelenggara, Pattani Provincial Office of Tourism and Sports, memberikan penghargaan kepada seluruh peserta. Tim yang belum berhasil melaju ke babak final tetap memperoleh uang tunai sebesar 5.000 Baht. Selain itu, tersedia penghargaan khusus untuk kategori Pakaian Terbaik dan Solo Terbaik, masing-masing senilai 2.000 Baht.

Selama kegiatan berlangsung di Thailand, panitia juga menyediakan fasilitas lengkap bagi seluruh peserta, meliputi akomodasi berupa dua kamar selama tiga malam untuk setiap tim, konsumsi, serta layanan penjemputan di titik kedatangan seperti bandara dan stasiun bus Hatyai.

Keberhasilan penyelenggaraan tahun ke-8 ini menegaskan bahwa seni nasyid memiliki peran strategis sebagai sarana diplomasi budaya, sekaligus berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata budaya, khususnya di wilayah Thailand Selatan dan kawasan ASEAN.



arsip

Radio Nasyid Online

--> Panggung Kecil untuk Palestina <--

Senin, 22 Juni 2026

Lomba Nasyid Modern di Medan dan Konser Nasyid Nostalgia di Jakarta

Pada pertengahan tahun 2026, dua agenda musik nasyid digelar di Indonesia, yaitu lomba nasyid modern di Medan yang telah berlangsung serta konser nasyid nostalgia di Jakarta yang akan segera diadakan.


Lomba Nasyid Modern di Medan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan mengadakan Lomba Nasyid Modern sebagai bagian dari rangkaian Pekan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS) V tahun 2026. Acara tersebut diselenggarakan pada Sabtu, 13 Juni 2026, berlokasi di Jalan Mesjid Raya, Medan.

Kompetisi ini diikuti oleh delapan grup nasyid, yaitu Subbanul Mu'allimin, Nurul Hidayah, Subbanul Washliyah, Ashabul Ittihadiyah, Sabulun Nisa, Al Ahdan, Pemuda Hijrah, dan Muhibbin Waratsatul Anbiya.

Ketua panitia, Dr. Hj. Latifah Hanum, M.A., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga MUI Kota Medan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kelestarian seni budaya Islam sekaligus membina generasi muda. Ia menambahkan bahwa lomba ini menjadi sarana bagi peserta untuk mengasah bakat, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni Islami.

Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa aspek, seperti kualitas suara, harmonisasi, penampilan di atas panggung, kekompakan tim, serta pesan dakwah yang terkandung dalam lagu. Latifah Hanum berharap para peserta mampu memahami isi dakwah dalam lagu yang dibawakan dan dapat menjadi perwakilan dalam menyebarkan syiar Islam di lingkungan masing-masing.


Konser Nasyid Nostalgia 2026 di Jakarta

Sementara itu, Konser Nasyid Nostalgia 2026 akan digelar pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Menara Kuningan Ballroom, Sanctuary Auditorium, Jakarta. Konser ini mengangkat tema “Reliving the Memories”, “Together in Harmony”, dan “Voices for Palestine”.

Acara tersebut akan menampilkan sejumlah grup nasyid legendaris yang sudah dikenal luas di Indonesia, seperti Snada, The Fikr, dan Shoutul Harokah. Selain menjadi hiburan musik Islami, konser ini juga berfungsi sebagai ajang silaturahmi bagi para pecinta nasyid dari berbagai generasi.

Tidak hanya itu, melalui tema “Voices for Palestine”, konser ini juga mengajak penonton untuk turut berdonasi bagi Palestina. Para pengunjung diharapkan dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut sambil menikmati penampilan lagu-lagu nasyid yang penuh kenangan.

Sumber: analisadaily safarfriendly

arsip radio nasyid

Minggu, 24 Mei 2026

Konser Nasyid "Harmony in Unity"


 ✨Nasyid Nusantara Bengkulu mempersembahkan Konser Nasyid "Harmony in Unity ✨

Menghadirkan seluruh tim nasyid di Provinsi Bengkulu 🎤🎼

Catat waktunya 📝
📆 Minggu, 31 Mei 2026
⏰ 08:00 wib sd selesai
📍 Aula Hasan Din Kampus 4 Universitas Muhammdiyah Bengkulu
Limited seat❗
- early bird 20k
(22-23 Mei 2026)
50 seat
- flash sale 25k
(24-25 Mei)
50 seat
- normal/on the spot
(35k 26-30 Mei 2026)

Hubungi WA 📲
https://wa.me/6289634025351
Rek. Muamalat
a/n Nasyid Nusantara Bengkulu
no : 4320021184

🤝 media partner : UMB TV

Jayalah Nasyid Nusantara ✊🏻
Nasyid Nusantara Bengkulu, Camkoha

arsip radio nasyid

Selasa, 28 April 2026

Raya Bersama Gradasi Acapella

 


Barakallah… ✨

Selamat dan sukses atas terselenggaranya “Raya Bersama Gradasi Acapella” dalam memperingati 27 tahun perjalanan penuh karya dan kreativitasnya.

Bertahan dan terus berkarya selama ini tentu bukan hal yang mudah. Konser di Five Coffee Forest kemarin menjadi bukti nyata bahwa karya yang lahir dari ketulusan selalu mampu menyentuh hati para pendengarnya. Terima kasih telah menghadirkan harmoni, cerita, dan inspirasi selama hampir tiga dekade.

Semoga ke depan semakin banyak karya luar biasa dan kolaborasi menarik yang dapat dinantikan! 🎶🤍

#GradasiAcapella #27TahunBerkarya #RayaBersamaGradasi #AcapellaIndonesia #NasyidIndonesia





arsip radio nasyid
--> Lirik Deen Assalam <---


Sabtu, 11 April 2026

Dialog Dua Hati - SNADA Reunion feat Almuzzamil Yusuf


Dialog Dua Hati

Duhai kekasih hati
Kugubahkan nasyid ini
Sebagai tanda cinta suci
Dalam naungan Ilahi

Hari demi hari
Bersamamu kulewati
Dalam suka dalam duka
Dalam meniti ridloNya

Ikrarkan bersama
Untuk tetap dijalanNya
Bahtera rumah tangga
Tladankan rasul mulia

Didik putra-putri
Sebagai amanah Ilahi
Berkali akhlak Imani
Jadikan mukmin sejati

Insya Allah..

Lirik : Almuzzamil Yusuf IG @almuzzammil.yusuf
Composer : Almuzzamil Yusuf IG @almuzzammil.yusuf
Arranger : Asbak
Produser : Agus Idwar IG @agusidwar_guswar
Channel youtube: Teman Sejati Official
Munsyid: SNADA Reunion feat Almuzzamil Yusuf
Dipopulerkan oleh Suara Persaudaraan

Story:

“Dialog Dua Hati” berawal dari kisah sederhana dan sangat personal dari bang Jamil. Beliau menuturkan:

Waktu itu sekitar tahun 1996–1997, saat rumah terasa hening karena istri lagi ngambek, saya mencoba membujuk dengan bernyanyi. Spontan. Tanpa aransemen. Tanpa rencana. Hanya modal rekaman kecil dari tape pita. Awalnya bahkan tidak ada judul. Bukan “Dialog Dua Hati”. Apalagi “Dimarahin Istri”. Hehe

Beberapa waktu kemudian lagu itu saya berikan kepada teman-teman Suara Persaudaraan. Dari situlah ia hidup, diberi judul, hingga akhirnya dikenal banyak orang.

Insya Allah, Ramadhan tahun ini lagu itu hadir kembali dengan aransemen baru bersama Snada Reunion. Rasanya seperti mengulang nostalgia, tapi dengan nafas yang lebih segar dan penuh makna.

Lagu ini pun menjadi simpul nostalgia kebersamaan SNADA dengan Agus Idwar (Founder Snada), yang sejak tahun 2002 meniti karir sebagai produser nasyid dan presenter TV Nasional

“Kugubahkan nasyid ini sebagai tanda cinta suci dalam naungan Ilahi…”

Kadang yang lahir dari cinta sederhana di rumah, bisa menjadi penguat banyak hati di luar sana. 

Almuzzamil Yusuf

arsip Radio Nasyid
--> Illat Keharaman Musik <--


Selasa, 17 Maret 2026

Festival Tumbilotohe Semarakkan Ramadan di Gorontalo Lewat Lomba Koko’o, Nasyid, dan Vokal Religi


Pemerintah Kota Gorontalo melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) mengadakan berbagai lomba religi dalam rangka menyemarakkan Ramadan. Kegiatan ini merupakan bagian dari Festival Tumbilotohe yang rutin digelar setiap tahun.

Lomba yang diselenggarakan meliputi Koko’o, Nasyid, dan vokal religi dengan peserta dari berbagai kalangan. Kepala Disparpora, Irwansyah Taha, menyebutkan bahwa lomba Koko’o diikuti 14 tim perwakilan kelurahan dan kecamatan, lomba Nasyid diikuti 19 tim tingkat SMP, serta lomba vokal religi diikuti 48 peserta dari kalangan pejabat daerah.

Menurut Irwansyah, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memeriahkan Ramadan, tetapi juga menjadi wadah pengembangan bakat dan kreativitas masyarakat di bidang seni religi. Rangkaian lomba berlangsung selama empat hari dan akan ditutup dengan pencanangan Festival Tumbilotohe pada malam ke-27 Ramadan di Lapangan Taruna Remaja.

Selain melestarikan tradisi Tumbilotohe yang telah ada sejak abad ke-15, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata religi serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan sektor perhotelan.

Para peserta menyambut positif kegiatan ini karena tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk mengasah kemampuan dan memperkenalkan karya seni kepada masyarakat luas.

Sumber: Teras Gorontalo 06 Maret 2026


arsip radionasyid

Selasa, 10 Maret 2026

Lirik Lagu Iqro' - Raim Laode



Bintang bintang dan pepohonan

Kedua bersujud pada-Nya

Masih kukagum tentang langit

Kokoh dan tinggi tak bertiang

Siapakah aku sebenarnya

Hanya atom yang kecil besar sombongnya

Sampai di masa ini

ku masih mencari

tentang arti dunia

yang ramai nan sunyi

Bantu aku berjalan menuju cahaya

Lalu aku berjanji menjadi yang baik


Semua Kau cipta berpasang

Sebab hanya Engkau yang satu

Seluruh bima sakti sujud

Tak ada satu pun yang luput

Siapakah aku sebenarnya

Hanya atom yang kecil besar sombongnya

Sampai di masa ini

ku masih mencari

tentang arti dunia

yang ramai nan sunyi

Bantu aku berjalan menuju cahaya

Lalu aku berjanji menjadi yang baik


Baru aku mengerti

ternyata bahagia

bukan perkara nanti tetapi sekarang

Harta paling berharga

bukanlah materi

Tetapi tentang waktu

tak bisa kutahan


Artis: Raim Laode 

Penulis: Indra Widjiarto & Raim Laode

Genre: Pop

Rilis: 6 Februari 2026

Sumber: Anak Senja & Tribun Manado


arsip Radio Nasyid
--> Konser Nasyid Ramadhan <--

Selasa, 03 Maret 2026

Jakarta Nasyid Festival 2026


Selamat Atas Terselenggaranya Jakarta Nasyid Festival 2026
Semoga menjadi jalan untuk terus menyemai bibit-bibit nasyid baru di Jakarta. 

Jakarta, 1 Maret 2026 — Lantunan nada penuh makna menggema di K-Mall Jakarta pada Ahad malam (1/3), menghadirkan suasana haru sekaligus membanggakan. Dalam balutan tema “Remaja Bersinar Lewat Nada”, Nasyid Nusantara Jakarta (NN Jakarta) sukses menggelar Jakarta Nasyid Festival tingkat remaja, sebuah panggung yang menjadi saksi lahirnya talenta-talenta muda berbakat di dunia nasyid.

Sejak pukul 18.00 hingga 20.30 WIB, ratusan pasang mata terpukau menyaksikan penampilan para peserta yang tampil penuh percaya diri. Energi positif terasa mengalir dari setiap lirik yang dinyanyikan, membuktikan bahwa seni nasyid tetap hidup dan dicintai generasi muda.

Dua Kategori, Satu Semangat

Festival ini menghadirkan dua kategori perlombaan, yakni Solo/Duo dan Grup. Setiap peserta membawakan dua lagu terbaik mereka di hadapan dewan juri dan penonton yang memadati venue. Sorak dukungan dan tepuk tangan bergema, menciptakan atmosfer kompetisi yang hangat namun tetap kompetitif. Dipandu oleh MC Burhan yang energik, acara berjalan dinamis dan penuh semangat.




Bintang-Bintang Muda Bersinar

Setelah melalui proses penilaian yang ketat, dewan juri akhirnya menetapkan para juara:

🥇 Juara 1 Kategori Grup: Azzura

🥇 Juara 1 Kategori Solo/Duo: Azra

⭐ Juara Favorit: Arvo

Prestasi ini menjadi bukti bahwa regenerasi nasyid di Jakarta berjalan dengan optimisme besar.

Penjurian Profesional

Penilaian dilakukan oleh para pegiat nasyid berpengalaman, yakni Helmi Utta, Johan D’Daddies, dan Agus dari Madacapella. Kehadiran mereka memastikan proses penjurian berlangsung objektif, profesional, dan berintegritas.

Menyalakan Harapan Baru

Ketua Pelaksana sekaligus Ketua NN Jakarta, Abu Yusuf dari Nasyid Vocafarabi, menyampaikan harapannya agar festival ini menjadi titik awal kebangkitan nasyid di kalangan pelajar.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan lebih banyak bibit unggul, khususnya di tingkat SMP dan SMA. NN Jakarta berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan nasyid melalui program pelatihan dan pendampingan, sehingga semakin banyak sekolah mengenal, mencintai, dan menghidupkan kembali tradisi nasyid.


Komitmen untuk Masa Depan

Didukung oleh sponsor Orbit Creation, NN Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda pecinta nasyid. Keberhasilan festival ini menjadi sinyal kuat bahwa nasyid bukan sekadar seni, tetapi juga media dakwah dan pembinaan karakter yang relevan di era modern.

Dengan berakhirnya malam penuh inspirasi tersebut, satu harapan mengemuka: semakin banyak remaja yang tergerak untuk mencintai dan melestarikan nasyid sebagai warisan seni Islam yang sarat nilai dan makna.

arsip radio nasyid
--> Festival Nasyid Nusantara <--


 

Senin, 16 Februari 2026

FESTIVAL NASYID BOGOR 2026: SAMPAIKAN DAKWAH ISLAM DALAM HARMONI


Bagi kalian yang punya suara merdu, dan ingin berdakwah melalui seni, ini saatnya tampil!
Lomba Nasyid 2026 hadir dengan semangat:
”Sampaikan Dakwah Islam dalam Harmoni”

✅ SYARAT PESERTA:
- Usia 13 - 35 tahun
- Kategori: Solo & Group (4-6 orang)
- Membawakan lagu wajib & lagu pilihan

📅 TIMELINE PENTING:
- *Pendaftaran & Pengumpulan Video Online: 7 - 21 Februari 2026
- Pengumuman Finalis: 25 Februari 2026
- Final (Live di Botani Square, Bogor): 7 Maret 2026

🎤 BURUAN DAFTAR!
Dapatkan panduan lengkap, formulir pendaftaran, dan informasi detail lainnya dengan menghubungi narahubung kami:
📞 Dendy: 0858-9493-4468
📞 Najmi: 0882-9848-9446
————————————
Panduan:

✨ Ayo tunjukkan bakat nasyidmu, raih piala, dan sebarkan dakwah dengan indah dan penuh harmoni!
Jangan lewatkan kesempatan emas ini!
#infolomba #ramadhan

arsip radio nasyid
--> Ismail Haniyeh's powerful recitation of Surah Al-Hashr <--

 

Senin, 09 Februari 2026

VOCAFARABI - Pantaskah (lirik)


V1
Bergetar hatiku
Nafasku sesak menahan rindu
Rindu ingin bertemu
Siapakah dirinya?

V2
Inikah pertanda
Ku harus mulai mencari dia
Yang kan jadi jodohku
Temani hidup ku

CHORUS
Jika memang jodohku
Takan lari walau kemana
Jika memang jodohku
Pantaskah ku untuk dirinya?

V3
Inikah pertanda
Ku harus mulai mencari dia
Yang kan jadi jodohku
Lengkapi hidup ku

CHORUS
Jika memang jodohku
Takan lari walau kemana
Jika memang jodohku
Pantaskah ku untuk dirinya?

Jika memang jodohku
Kan bertemu walau dimana
Jika memang jodohku
Pantaskah ku untuk dirinya?

Jika memang jodohku 
Jawaban di setiap doaku...


Judul / Title Song : Pantaskah
Artist : VOCAFARABI
Writer : Hidayat Diyan Saputra
Composser: Hidayat Diyan Saputra
Arranger : Yogia Mulyagara
Producer : VOCAFARABI
P line / C line (Copyright Owner) : 2024 VOCAFARABI
Recording, Mixing, Mastering : Muslim Records

arsip nasyid

Rabu, 28 Januari 2026

LOMBA SHOLAWAT DI TIKTOK

 


LOMBA SHOLAWAT DI TIKTOK

​Mengundang seluruh Muslimah bertalenta! Mari syiarkan cinta kepada Rasulullah SAW melalui nada dan dakwah lewat platform digital. Umrah Family dan Pondok Nasyid Syi'ar Sambung Sanak Yogyakarta menghadirkan kesempatan bagi kamu untuk bersinar di "CAHAYA RAMADHAN 2026".

Bersama Kgs Dody Al Anshor, Kang Deni Aden & Zerlina Qonza.

​Syarat & Ketentuan:

​🎤 Kategori: Peserta Solo Muslimah

​🎂 Usia: Minimal 21 Tahun.

🎙️Follow akun tiktok 'UmrahFamilyPusat', screen shoot dan kirim ke WA Panitia saat Kirim video

🎙️Lagu (Pilih salah satu) ASSALAMU'ALAIK ZAINAL ANBIYA atau YASIRLANA  Versi Kang Deni Aden

​🕒 Durasi : Maksimal 2 menit tanpa musik.

​📱 Format: Video portrait (setengah badan), boleh indoor atau uotdoor.

​Menangkan Hadiah Menarik:

💰 Total hadiah jutaan rupiah, Bingkisan dan Voucher Umroh!

​Aspek Penilaian:

Vocal, Penampilan. Penghayatan dan Artikulasi.

​Timeline Penting:

📅 Batas akhir pengiriman video : 01 Februari 2026, Jam 17.00 WIB.

Kirim video via WA: +62 819-7992-626.

​Pengumuman Pemenang:

17 Maret 2026, Jam 21.00 WIB

📞 Informasi : 082135261380

​Ayo, jadikan konten TikTok-mu lebih bermakna tahun ini! 🌙✨

Minggu, 25 Januari 2026

Hukum Nyanyian, Bagaimana Ulama Menyikapinya?

arsip nasyid
--> Ngabuburit Online <--


Pertanyaan:

ASSALAMU’ALAIUKUM Warahmatullah Wabarakatuh. Akhir-akhir ini terjadi polemik cukup tajam berkenaan dengan hukum nyanyian.  Bagaimana sebenarnya duduk permasalahannya? Apakah memang para ulama berbeda pendapat mengenai hal ini? Jika memang itu masalah khilaf, bagaimana kita menyikapinya? Jazakumullah atas jawabanya.

Muhammad | Gresik

Jawaban:

Masalah hukum nyanyian merupakan masalah khilafiyah di kalangan para ulama dan bukan masalah yang disepakati hukumnya. Hingga Imam asy-Syaukani menyanggah siapa saja yang menyatakan bahwa hukum dalam masalah ini merupakan kesepakatan atau ijma, dengan menulis sebuah kitab Ibthal Da`wa al- Ijma` ala Tahrim Muthlaq as- Sama` (Pembatalan Klaim Ijma` atas Pengharaman Mendengar Musik dan Nyanyian secara Mutlak).

Dalam kitab itu Imam asy-Syaukani menyampaikan berbagai pendapat para ulama yang membolehkan maupun yang melarang nyanyian.

Imam Badr ad- Dien al -Jama`ah ketika ditanya mengenai hukum nyanyian beliau menjawab; ”Ini adalah masalah khilafiyah (perbedaan pendat, red), di mana dalam masalah itu ada perbedaan tajam yang tidak terdapat pada masalah selainnya.

Dan para ulama pun menulis dalam masalah itu banyak karya, dan mereka tidak meninggalkan setiap perkataan bagi siapa yang berpendapat.

Dan ringkasannya, bahwa manusia dalam hal ini terbagi menjadi empat kelompok. Yakni kelompok yang memandang bahwa perkara itu baik, ada pula yang menyatakan mubah, ada yang menyatakan makruh, serta ada yang mengharamkan.” (Ithaf as- Sadah al- Muttaqin, 7/7)

Ibnu Hajar Al Haitami menyebutkan sebelas pendapat mengenai hukum bernyanyi dan mendengarkan nyanyian, yang berasal dari berbagai madzhab. (lihat, Kaff ar-Ri`a` an Muharramat al- Lahwi wa as-Sama`, hal. 53-55)

Dalam satu mazhab saja perbedaan pendapat mengenai ghina` (nyanyian) terjadi banyak perbedaan, demikian pendapat masing-masing madzhab. Tentu yang ibahas di sini adalah nyanyian yang tidak ada unsur kebatilannya.

Madzhab Hanafi

Dalam Madzhab Hanafi dijelaskan bahwasannya yang tertolak kesaksiannya adalah orang yang memiliki profesi sebagai penyanyi untuk manusia.

Az Zaila`i menyebutkan alasannya, karena ia membuat orang berkumpul untuk perbuatan sia-sia dan permainan dan malah biasanya diiringi dengan perbuatan dosa besar dan kebohongan. Jika demikian, maka siapa yang bernyanyi untuk dirinya sendiri untuk mengusir kesepian maka hal itu boleh menurut pendapat shahih dan tidak gugur kesaksiannya.

Hal ini karena berhujjah kepada sebuah riwayat yang menyebutkan bahwa  Anas bin Malik mengunjungi saudaranya al-Barra` bin Malik yang termasuk dari para sahabat yang zuhud dan saat itu Anas bin Malik bernyanyi.

Asy Syibli menyebutkan bahwa Anas bin Malik memiliki suara yang merdu. Jika ada yang melagukan syair yang kandungannya terdapat peringatan dan hikmah maka hal itu sepakat diperbolehkan.

Namun jika dalam nyanyian itu disebutkan seorang wanita tertentu, jika ia telah wafat atau menyebut wanita tanpa spesifik maka hal itu tidaklah mengapa. Jika disebutkan di dalam nyanyian wanita tertentu, maka makruh hukumnya.

Dan dari sebagian ulama membolehkan nyanyian untuk pernikahan. Di antara para ulama ada yang membolehkan bernyanyi untuk menyelaraskan irama syair.

Dan dari sebagian ulama menyatakan makruh secara mutlak dan dari para ulama ada yang membolehkan secara mutlak. (lihat, Tabyin al-Haqaiq, 4/222).

Perincian dan khilaf masalah nyanyian juga disebutkan dalam beberapa kitab, di antaranya adakah al-Inayah Syarh al-Hidayah (7/412), demikian pula dalam Majma` al-Anhar (2/198).

Mazhab Maliki

Ibnu Hajib berpendapat bahwa nyanyian tanpa alat hukumnya makruh dalam Madzhab Maliki. Sebab itu tidak mencacati persaksian jika ia melakukannya sekali, baru mencacatinya ketika melakukannya berkali-kali, karena ia telah menjatuhkan muru`ah-nya. Demikianlah apa yang dinukilkan oleh Al Maziri dan lainnya.

Adapun bernyanyi dengan alat seperti alat musik petik, semisal tanbur atau oud, maka hal itu dilarang sama dengan seruling.” (At Taudhih fi Syarh Mukhtashar Ibni Hajib, 7/467).

Dalam Syarh al-Kharasyi ditegaskan bahwa bernyanyi hukumnya makruh sedangkan mendengarkan mendengarnya makruh jika melakukannya berkali-kali.

Kesimpulannya, mendengar nyanyian tanpa alat hukumnya makruh, meski dilakukan berulang kali dan bukan perkara yang haram. (dalam Syarh al-Kharasyi `ala Mukhtshar Khalil, 7/178)

Madzhab Syafi’i

Nyanyian yang tidak disertai alat baik bernyanyi maupun mendengarkan hukumnya makruh. Sedangkan jika disertai dengan alat musik dipetik seperti seperti oud, thanbur, autar dan seruling haram hukumnya, baik menggunakannya maupun mendengarkannya, karena itu merupakan syiar dalam minum khamr. Sedangkan memukul rebana hukumnya halal untuk pernikahan, khitan serta selainnya. (dalam Asna al-Mathalib, 4/345).

Ibnu ar-Rif`ah juga menyatakan; ”Nyanyian tanpa alat hukumnya makruh bagi kami menurut pendapat masyhur dan tidak haram.”

Madzhab Ahmad

Qadhi Abu Ya’la menyatakan; ”Para ulama dalam madzhab berbeda pendapat dalam hal nyanyian. Abu Bakr al-Khalal dan Abu Bakr temannya menyatakan mubah. Berkata Abu Bakr Abd al-Aziz; ”Nyanyian seperti ratapan satu, selama tidak ada kemungkaran, dan tidak ada pula pencacatan, ia mubah.”

Lantas ia melanjutkan; ”Dan sekumpulan dari ulama madzhab berpendapat bahwa ia makruh.” (dalam ar-Riwayatain wa al-Wajhain, 3/98)

Sedangkan Qadhi Abu Ya`la berpendapat bahwa ia makruh tidak haram. Sedangkan sebagian ulama dalam Madzhab Hanbali mengharamkannya. (al-Mughni, 10/155).

Menyikapi khilaf soal musik dan nyanyian

Dengan demikian, kita ketahui bahwa hukum musik dan nyanyian dalam satu mazhab saja terdapat berbagai macam perbedaan pendapat. Nah, bagaimana kita menyikapinya?

Imam asy-Syaukani berkata; ”Jika demikian, maka jelaslah bagi siapa saja yang objektif yang mengetahui bagaimana cara menyimpulkan hukum, mengetahui sifat adu argumen dan perdebatan, bahwasannya mendengar nyanyian termasuk wilayah khilaf antara para imam ahlul ilmi dan termasuk dari masalah-masalah yang semestinya tidak keras dalam mengingkari pelakunya”. (dalam Ibthal Da`wa al-Ijma` ala Tahrim Muthlaq as-Sama`, hal. 18.

Penulis: Thoriq, Lc, MA.

Redaktur: Ahmad

Sumber: Hidayatullah.com 26 Januari 2025

Rabu, 14 Januari 2026

2 Hari Konser Amal Sumatera dan Palestina

Hari Pertama

🎶 KONSER AMAL KEMANUSIAAN 🎶
SUMATERA DAN PALESTINA

Pemerintah Kota Dumai mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam Konser Amal Kemanusiaan Sumatera dan Palestina, sebagai wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.


✨ Special Performance:
🎤 Wali Band @bandwaliofficial
🎶 Jaza Nasyid @jazaofficial2025
🗓 Sabtu, 24 Januari 2026
⏰ Pukul 06.00 WIB s.d. selesai (PAGI HARI)
📍 Taman Bukit Gelanggang, Kota Dumai 

Kita datang untuk mengirim harapan, bantuan, dan masa depan bagi Sumatera dan Palestina.  Mari bersama-sama menghadirkan kepedulian untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di wilayah Sumatera dan sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan kepada saudara kita di Palestina. Siapkan donasi terbaikmu.

📲 Donasi dapat disalurkan melalui QRIS dan kanal resmi yang tersedia.

Follow dan pantau terus akun @kesradumai untuk info-info terbaru lainnya📲

Hari Kedua


AKSI BELA PALESTINA & KONSER AMAL 
DARI PEKANBARU UNTUK SUMATERA & PALESTINA

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kami dari Jaza Nasyid
Mengajak seluruh Masyarakat Pekanbaru dan sekitarnya...

Untuk hadir dan ramaikan acara AKSI BELA PALESTINA & KONSER AMAL DARI PEKANBARU UNTUK SUMATERA & PALESTINA"
📅 : Ahad, 25 Januari 2026
🕒 : 06.00 WIB - Selesai
📍 : CFD Pekanbaru

Ajak keluarga dan teman untuk hadir dan meramaikan acara ini! Serta jangan lupa juga siapkan infaq terbaiknya untuk saudara-saudara kita di Sumatera dan Palestina.

Acara ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Kota Pekanbaru dan Aliansi Kemanusiaan Indonesia (AKSI) serta Organize by Qupro Indonesia. 

Jangan lupa siapkan Donasi terbaikmu✨

Sampai berjumpa di tanggal 25 Januari 2026 yaaa🙌🏻
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


arsip radio nasyid

Senin, 12 Januari 2026

Duka Cita Engran Maidany


INNA LILLAHI WA INNA ILAIHI ROJI'UN

Telah berpulang ke Rahmatullah,
Engran Ispandi Silalahi (Almarhum)

Pada hari Ahad, 11 Januari 2026, Allah SWT telah memanggil kembali hamba-Nya, setelah sebelumnya mengalami kecelakaan tunggal di Jalan A.H. Nasution, Medan pada tanggal 8 Januari 2026. Almarhum sempat menjalani perawatan intensif di ICU sebelum akhirnya berpulang.

Beliau dikenal sebagai seorang pendidik, aktivis sosial, dan juga vokalis grup nasyid Maidany. Dalam beberapa tahun terakhir, almarhum aktif menyuarakan berbagai isu sosial dan pendidikan, serta sempat viral dengan konten-konten edukatifnya.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan lima orang anak yang masih kecil. Untuk melanjutkan amal jariyah dan membantu keluarga yang ditinggalkan, dapat disalurkan bantuan melalui:

💳 BSI: 7152508721
a.n. Ferlin Ferzi (Istri Almarhum)

Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, segala kesalahannya diampuni, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

📞 Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi keluarga atau melalui tautan berikut:

Keluarga Besar Radio Nasyid Online
Turut berduka cita



 

Minggu, 04 Januari 2026

ECKO SHOW - WANITA HEBAT (feat. AJAY DAMIMA'S)

arsip radio nasyid
--> Dubes Palestina <--

 

Wanita Hebat 


AKU TAU KAU SUDAH LELAH
TERKADANG KAU INGIN MENYERAH
TAK PUNYA TEMPAT KELUH KESAH
TIDAK MAU TERLIHAT LEMAH
DILEMA MENJERAT
BEBAN PUNDAK MEMBERAT
PEGANG TANGAN KU ERAT
ENGKAU WANITA HEBAT

BANYAK SANAK SAUDARA SERASA HIDUP SENDIRI
DUNIA BEGITU LUAS MEMILIH TUK MENYENDIRI
TIDAK HARAP BANTUAN TERAPKAN HIDUP MANDIRI
SLAMA MASIH BISA BERDIRI DIKAKI SENDIRI

KAU TETAP TERSENYUM, WALAUPUN TERLUKA
BERUSAHA BANGKIT, MESKI JIWA BERDUKA
LAKUKAN YANG TERBAIK WALAU ORANG TAK SUKA
ANGKATLAH DUA TANGAN PINTU LANGIT TERBUKA

DARI TULANG RUSUK, JADI TULANG PUNGGUNG
TAKDIR UNTUK ADAM TAPI HAWA YANG MENANGGUNG
HIDUP PENUH MASALAH, DIBALIK RASA LELAH
ADA DOA YANG DI IJABAH

AKU TAU KAU SUDAH LELAH
TERKADANG KAU INGIN MENYERAH
TAK PUNYA TEMPAT KELUH KESAH
TIDAK MAU TERLIHAT LEMAH
DILEMA MENJERAT
BEBAN PUNDAK MEMBERAT
PEGANG TANGAN KU ERAT
ENGKAU WANITA HEBAT

SOSOK PEREMPUAN, YANG HARUS BERJUANG
RELA BANTING TULANG, KEHILANGAN FIGUR TUAN
HARUS PUTAR OTAK, PIKIRAN DIPERAS
INGIN MEMBERONTAK, LAWAN KEHIDUPAN KERAS

TIDAK SEBERUNTUNG KEHIDUPAN ORANG LAIN
BISA HURA HURA MACAM HIDUP MAIN MAIN
DISISI YANG LAIN MREKA TAK SEKUAT KAMU
DUNIA SEMENTARA KITA DATANG SBAGAI TAMU

TINGGALKAN PIKIRAN "KAU WANITA TAK BERGUNA"
KITA DILAHIRKAN TIDAK ADA YANG SEMPURNA
JANGANLAH KECEWA, SOSOK ISTIMEWA
DENGAN HATI MEWAH

AKU TAU KAU SUDAH LELAH
TERKADANG KAU INGIN MENYERAH
TAK PUNYA TEMPAT KELUH KESAH
TIDAK MAU TERLIHAT LEMAH
DILEMA MENJERAT
BEBAN PUNDAK MEMBERAT
PEGANG TANGAN KU ERAT
ENGKAU WANITA HEBAT

UUU... KAU WANITA HEBAT
UUU... PEGANG TANGANKU ERAT

Artist : Ecko Show, Ajay Damima's